Minggu, 27 November 2011

Panda merupakan salah satu hewan yang dilindungi di dunia, mau tau beberapa fakta unik tentang panda?

Meskipun panda bisa memakan daging, sama seperti beruang kutub dan beruang grizzly, rupanya mereka sulit untuk makan daging. Panda bisa melahap 30 kg bambu dalam 1 hari, namun bambu rendah nutrisi dan hanya dicerna 20 % dari yang dimakan oleh panda, karena itu panda makan bambu dalam sejumlah besar.

Panda dapat memiliki penampilan yang lucu dan bersahabat, tapi seperti beruang grizzly, panda merupakan beruang yang bisa menjadi cukup agresif bila diprovokasi. Mereka sangat menjaga teritorial mereka. Sifat yang lebih agresif biasanya datang saat musim kimpoi.
Tidak seperti beruang jenis lain, Panda bisa melihat dalam gelap dengan lebih baik, karena mereka memiliki pupil vertikal seperti kucing yang membantu mereka melihat dalam kegelapan. Pupil beruang lain umumnya berbentuk bulat.
Telapak pada tangan panda, mirip dengan jenis beruang lain, kecuali tulang pergelangannya yang lebih besar yang berperan sebagai jempol untuk menggenggam bambu saat mereka makan.

Panda merupakan pendaki yang cukup hebat, mereka dapat menemukan tempat berlindung, seperti di pepohonan dan di antara bebatuan, sehingga tidak perlu membangun sarang untuk berlindung, karena panda tidak bisa membangun lapisan lemak (karena makanan mereka), panda merupakan satu dari beberapa jenis beruang yang tidak perlu melakukan hibernasi.

Panda betina hanya kimpoi 1 kali dalam setahun dan bisa melahirkan 2 anak panda, biasanya mereka menelantarkan 1 anaknya agar bisa fokus ke anaknya yang lain, faktor inilah yang membuat populasi panda begitu kecil dan sulit untuk bertambah.

Panda menggunakan suara untuk berkomunikasi, seperti geraman. Suara-suara ini biasanya digunakan saat musim kimpoi atau pertarungan. Suara ini juga bisa menggambarkan jenis kelamin serta ukuran panda tersebut.
Untuk menandai daerah kekuasaannya, panda juga menggunakan urin. Menempelkannya di pohon atau bebatuan untuk menunjukkan daerahnya.
Dibandingkan dengan ukuran mereka, bayi panda termasuk bayi mamalia yang kecil, mereka lahir dengan bulu berwarna merah muda, hitam dan putih pucat. Buta dan benar-benar tidak berdaya, sehingga mereka bergantung sepenuhnya kepada sang induk untuk bertahan hidup. Berat mereka hanya 100-200 gram, sekitar 900 kali lebih kecil dari berat sang induk.

Panda harus duduk atau berbaring ketika makan, karena mereka menggunakan kaki mereka untuk menjepit bambunya. mereka memiliki gigi molar besar dan rahang yang kuat, cukup kuat untuk menghancurkan batang bambu.

7 film Hollywood yang menghina Indonesia

Mungkin Terlalu kasar kalo pake kata 'menghina', mungkin lebih tepatnya film barat yang di salah satu ceritanya berbicara soal 'keburukan-keburukan' yang ada di indonesia .... sebagian fakta, sebagian dilebih-lebihkan, namanya juga pilem, mungkin karena si pembuat pilem bukan orang Indonesia jadi gak faham dengan keadaan di indonesia, atau .... mungkin juga karena mereka benar-benar memahami indonesia ... Berikut 7 Film Hollywood Yang Menghina Indonesia, yaitu :
1. House (Serial TV)

Film seri di Starworld. Si dokter House lagi ngobatin anak yang sakit parah banget dibilang sama si dokter, kira-kira begini, “anak sakit parah begini tinggalnya pasti di Indonesia”.

2. Looking For Jackie Chan

Film yang menceritakan anak indonesia keturunan china fans berat jackie chan hingga akhirnya ketemu sang idola. Anak ini memiliki sikap khas indonesia, "MELANGGAR ATURAN", diantaranya saat menerobos satpam & lari dari rumah (pergi ke rumah neneknya di beijing tapi malah ga sampe tempat).

3. In The God Hand

Film tentang selancar dari Hawai ke Bali. Waktu itu ada peselancar2 muda dari Amerika yang nyoba semua ombak yg ada di dunia. Saat itu di Lombok/Bali, ceritanya mereka ketangkep polisi Indonesia, trus polisinya disuap dengan cara “salaman dengan nempelin duit ke tangan polisi”. Lolos deh mereka.

4. Lethal Weapon 4

Dalam salah satu adegannya, Danny Glover memaki-maki dengan mimik khasnya, “Kapal bodoh ini dibuat oleh seorang yang berasal dari Indonesia”. Wah, ngeselin banget ya. Ceritanya imigran china yang diselundupkan pake kapal yang diatasnamakan sebuah perusahan di Indonesia, (tapi fiktif). Coba deh perhatikan waktu Mel Gibson and the geng lagi ngobrol di markas sebelum menyerbu Uncle Benny. 'Jadi, Indonesia digambarkan sebagai negara yang selalu bikin kacau”.

5. The Year Of Living Dangerously

Film ini berkisah tentang seorang wartawan yang dikirim untuk bertugas di Jakarta pada tahun 1965-1966. Saat itu, Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Soekarno sedang mengalami krisis politik dan ekonomi.Tak heran, situasi Jakarta digambarkan sangat kacau, lengkap dengan embel-embel penduduk yang merana karena kelaparan. Dimeriahkan oleh akting dari Mel Gibson dan Sigourney Weaver. Syutingnya sendiri dilaksanakan di Bangkok, karena tidak diijinkan pemerintah di Jakarta. (tanya kenapa?). Hehehe. Akibatnya meski ada beberapa dialog menggunakan Bahasa Indonesia, namun karena aktornya adalah orang bangkok, maka ucapannya terdengar aneh di telinga. Adegan yang paling terkenal sewaktu temennya Mel Gibson, Billy Kwan (ni artis cewek cuman di film ini main jadi cowok) ngegantungin spanduk di Hotel Indonesia (ceritanya) dengan tulisan SOEKARNO FEED YOUR PEOPLE. Saat Oscar 1982, film ini menang untuk artis terbaik Linda Hunt.Fim ini gak cuman nyebutin indonesia tapi tentang Indonesia. Jadi, dalam film ini, Indonesia digambarkan sebagai negara penuh konflik.

6. West Wing

Sebuah serial tv yang bersetting gedung putih, dengan tokoh presiden Amerika fiktif President Bartlett (Martin Sheen) beserta stafnya. Salah satu episodenya menceritakan tentang kesibukan gedung putih dalam menerima kunjungan presiden Indonesia (tentu fiktif juga) namanya Siguto (mungkin maksudnya Sugito, hahaha). Dari awal film ini Indonesia terus dijelek-jelekkan, sehingga sempat bikin kesel waktu nonton (hehehe), masa ada kalimat begini yang diucapkan seorang staf gedung putih kepada seorang staf gedung putih lainnya: “Hati-hati jangan bikin orang indonesia tersinggung, atau kepalamu akan dipenggal dan diarak keliling kota”. Staff yg memperingatkan itu bilang dia lihat di internet, trus staff yang satu lagi enggak percaya.

Jadi untungnya yang nonton West Wing juga emang gak diarahkan untuk percaya kalo Indonesia seprimitif itu. Belum lagi informasi yang salah tentang Indonesia. Digambarkan juga bahwa orang Indonesia adalah bangsa yang bodoh dan tak bisa berbahasa Inggris. Trus, ceritanya presiden Indonesia datang (dan lagi-lagi berwajah Jepang) namun gerak-gerik dan tata bahasanya mengingatkan kita sama presiden Gus Dur (Hehehe, gak tau sengaja apa enggak). Si pemeran bapak dan ibu Siguto sebagai Pres RI ini cuman kebagian disorot dari belakang, yang penampilannya jadul abisss. Pak Presiden pake peci, istrinya pake kebaya dan dikonde hehehe. And mereka sipit bangetss, mungkin cari muka melayu susah, jadi sutradara menyamaratakan orang Asia gitu aja. Diceritain disini staff gedung putih kebingungan nyari translator karena mereka bilang Indonesia speaks in 300 different languages, dan dibilang kita gak punya bahasa nasional. Disini ngaconya! Tambahan lagi staff Indonesia itu ceritanya orang Batak, dan kacaunya lagi namanya: Rahmahidi Sumahijo Bambang (lucunya waktu tuh bule ngucapin nih nama), mana nama bataknya? Kayaknya gak pernah denger ada orang Batak namanya Rahmahidi Sumahijo, orang Jawa aja kayaknya ga ada.

Ketika presiden sedang konferensi pers, para stafnya pun melakukan pertemuan informal dan mereka pusing nyari translator karena ada 1 orang yang bisa Bahasa Batak, dan dia orang Portugis, tapi tuh orang ga bisa Bahasa Inggris, jadi di film ini ceritanya mereka nyari 2 orang akhirnya buat translate Inggris->Portugis, Portugis-> Batak. Mereka berusaha menjelaskan jika mereka akan membantu perekonomian Indonesia dengan syarat beberapa tahanan politik dibebaskan. Untungnya, ending film ini bagus. Ketika mereka bersusah payah berbicara Batak dan Portugis, tiba-tiba, staf indonesia yaitu si Bambang ini (yang ini mukanya emang melayu..ga tau apa indonesia beneran..) itu bicara bahasa Inggris dan memaki-maki para staf gedung putih “Anda pikir kami bangsa yang bodoh?

Anda pikir kami tak tahu anda anggap apa bangsa kami dan apa anda pikir kami tak bisa berbahasa Inggris? Kami mengerti semua perkataan anda bahkan arah pidato presiden anda kami sangat paham. Tapi kami bangsa yang berdaulat. Jangan mentang-mentang anda negara kuat seenaknya saja mengatur kebijakan dalam negri kami. Urus saja urusan dalam negeri anda. Dan satu hal, daripada kami mengikuti kemauan Anda, lebih baik kami tak usah dibantu sama sekali”. Bagus banget endingnya.
Sayang cuma di film ya…

7. The Silence Of The Lambs

Dalam film yang thriller psikologi yang dibintangi Jodie Foster ini ada adegan dimana di sweater orang yang diculik kanibal itu tertulis “MADE IN INDONESIA”. Apakah image Indonesia sudah sebagai negara yang banyak penculikan atau karena kita produsen tekstil?